Rabu, 01 Februari 2017

BIDANG PENDIDIKAN



Untuk mencapai suatu tujuan diperlukan adanya proses pembelajaran yang baik dan benar. Proses pembelajaran terdiri dari dua subjek, yaitu belajar dan mengajar. Proses pembelajaran adalah sarana dan cara bagaimana suatu generasi belajar, atau dengan kata lain bagaimana sarana belajar itu secara efektif digunakan.
Dalam dunia pendidikan banyak sekali kendala atau hambatan yang sering terjadi selama proses pembelajaran, diantaranya kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya media pembelajaran yang digunakan oleh guru, dan lain sebagainya. Namun hal itu dapat diatasi apabila guru dapat berpikir kreatif dalam menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.
Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat berpengaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru, sehingga akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan.
Desa Bajang memiliki beberapa lembaga pendidikan  diantaranya : 2 PAUD, 1 Taman Kanak-Kanak, 2 Sekolah Dasar, 1 Madrasah Tsanawiyah, dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan
1.    Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
PAUD Al-Hidayah terletak di Dusun Klobungan Desa Bajang Kecamatan Pakong. Latar belakang terbentuknya PAUD ini karena adanya tindakan dari kelompok muslimatan yang bernama FATAYAT yang dipelopori oleh Hj. Rumamah, beliau melihat kondisi dan situasi masyarakat yang memprihatinkan karena kurang tanggap terhadap pendidikan dan kurang berperan dalam keorganisasian. Menurutnya “Pemuda itu adalah pembangun bangsa” sehingga ia berpikir untuk mengajak kumpulan FATAYAT untuk mendirikan sebuah wadah agar anak-anak usia dini mendapat pendidikan yang lebih baik.
Dibangun pada tahun 2012-2013 awal mulanya berada di tempat muslimatan FATAYAT. Kemudian pindah ke rumah kosong yang telah lama tidak ditempati oleh pemiliknya. Hingga akhirnya PAUD ini diletakkan di Dusun Klobungan hingga saat ini. PAUD yang memiliki 4 orang guru, satu diantaranya lulusan sarjana dan tiga lainnya mengikuti paket A, B, dan C. PAUD ini telah memiliki Standart Operating Procedure (SOP) pada bulan Mei tahun 2013.
Meskipun kurangnya media dan sarana pembelajaran yang hanya mengandalkan 1 ruang kelas, papan tulis dan spidol papan, namun kualitas siswa bisa dijamin. Mereka lulusan dari PAUD Al-Hidayah telah mampu membaca di usia dini. Karena visi dari PAUD ini adalah memberikan yang terbaik untuk siswa. Pembelajaran di PAUD Al-Hidayah juga dapat terbilang unik, karena kurangnya media pembelajaran maka mereka dituntut untuk kreatif dalam memanfaatkan alam yang ada di sekitar mereka sehingga pembelajaran terasa sangat menyenangkan. Selain PAUD Al-Hidayah, desa Bajang masih memiliki 1 PAUD lagi yang terletak di dusun Brukoh.

2.    Taman Kanak-Kanak
TK Hidayatul Yaqin dibangun pada bulan Juni tahun 2006. Dibangun diatas tanah yang kemudian pula dibangun sebuah gedung untuk PAUD, SMP, dan SMK dengan pendiri yang sama yaitu KH. Husni. Namun saat ini telah disekat antara gedung untuk TK dan gedung untuk PAUD sedangkan untuk gedung SMP dan SMK memiliki gedung sendiri namun tetap dalam satu pekarangan.
TK yang telah berdiri lebih dari 10 tahun ini terletak di dusun Brukoh Desa Bajang Kecamatan Pakong. Sarana dan prasarana yang terdapat di TK ini yaitu kelas dan toilet. Cara pembedaan siswa di tiap kelas berdasarkan 2 kriteria yaitu IQ tinggi dan IQ rendah. Dalam 1 kelas rata-rata siswa berjumlah 10 orang. Dan jumlah guru yang ada di TK Hidayatul Yaqin sebanyak 10 orang dengan gelar sarjana dan 2 diantaranya mendapatkan sertifikasi guru dari pemerintah.
Sekolah yang dipimpin oleh Bapak Aliyanto, S.Pdi ini memiliki kegiatan rutin tiap tahun yaitu melakukan study tour dan pada tiap minggunya tepatnya di hari Jum’at melakukan kegiatan baca Al-Qur’an bersama yang dilakukan di masjid depan sekolah. Kegiatan belajar mengajar ini berlangsung selama 6 hari seperti sekolah pada umunya, mulai dari pukul 07.00-10.00 WIB. Sekolah ini juga tergolong sekolah yang berprestasi karena anak didiknya meraih gelar Juara 2 lomba mewarnai tingkat Kecamatan.
3.    Sekolah Dasar
SDN Bajang 2 terletak di Dusun Brukoh Desa Bajang Kecamatan Pakong. Dibangun oleh H. Sholikhin memiliki jumlah siswa sebanyak 62 orang dengan rata-rata tiap kelas berjumlah 11 orang. Fasilitas yang ada di SDN Bajang 2 ini telah memadai seperti 6 ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, kantin, toilet. Sedangkan perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah tersebut seperti buku ajar, media pembelajaran.
Sekolah yang dikepalai oleh Bapak Kartosuwarno, S.Pd., SD telah berhasil meraih beberapa kejuaraan di bidang olahraga yaitu :
a.    Juara 1 Lomba Lari 100 meter Tingkat Kecamatan
b.   Juara 2 Lomba Lari 100 meter Tingkat Kabupaten
c.    Juara 3 Lomba Tolak Peluru Tingkat Kabupaten
d.   Juara 3 Lomba Badminton Tingkat Kabupaten
Sedangkan di bidang akademik  meraih Juara Tingkat Kecamatan pada lomba mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika. Di sekolah ini juga memiliki kegiatan rutin di setiap hari Jum’at yaitu Hadrah, hal itu dilatarbelakangi karena desa Bajang sendiri termasuk desa yang sangat kental akan unsur agamanya. Selain itu juga ada ekstrakurikuler Pramuka dan Grup Drum Band yang bernama Ash-Syifa SDN Bajang 2.
Selain SDN Bajang 2, desa Bajang masih memiliki 1 sekolah dasar yaitu SDN Bajang 1 yang juga memiliki 6 ruang kelas dan rata-rata siswa tiap kelas berjumlah 13 orang. Dan sarana prasaranya juga hampir sama dengan SDN Bajang 2.

4.    Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Pertama yang berdiri pada bulan Juni tahun 2007 memiliki fasilitas yang lengkap seperti ruang kelas, toilet dan asrama. Sekolah ini memang memiliki fasilitas berupa asrama karena siswa juga boleh belajar untuk mendalami tentang agama Islam. Namun asrama ini dibangun sebelum sekolah berdiri. Agar santri di asrama juga mendapat pengetahuan umum, akhirnya KH. Husni mendirikan SMP yang mayoritas siswanya adalah santri asrama.
Sekolah yang terletak satu pekarangan dengan TK Hidayatul Yaqin ini memiliki siswa sejumlah 26 orang. Kegiatannya pun juga lebih melatih ketrampilan yaitu Pramuka, sablon, menjahit, kursus Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Sekolah ini dipimpin oleh Bapak Ahmad Sayuti, S.Pd dengan total pendidik yang ada di SMP tersebut berjumlah 16 guru

5.    Sekolah Menengah Kejuruan

Sekolah ini juga terletak dalam satu pekarangan dengan SMP dan TK Hidayatul Yaqin di Dusun Brukoh Desa Bajang. Dibangun pada tahun 2008, 2 tahun setelah TK Hidayatul Yaqin telah berjalan. Kepala Sekolah di SMK ini bernama Bapak Syaifurrohman, S. Sos., M. Pd. Dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang dalam 3 kelas, sedangkan jumlah pendidik di SMK tersebut sebanyak 18 orang. Di SMK ini telah memiliki media pembelajaran dalam proses belajar mengajar.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.